‘SUCIKAN HATI’ Dinas Kebudayaan Gelar Tradisi Halal Bihalal

Dalam nuansa perayaan idul fitri 1443 Hijiriyah, Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan acara halal bihalal pada hari ini, Rabu 11 Mei 2022  bertempat di  Dinas Kebudayaan yang dihadiri oleh  Sekretaris Daerah Provinsi Bapak Adi Prihantara, Staf Ahli Gubernur, Tokoh LAM, Stakeholder Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi dan seluruh… Read more“‘SUCIKAN HATI’ Dinas Kebudayaan Gelar Tradisi Halal Bihalal”

KUNJUNGAN KONSULAT JENDERAL REPUBLIK OF INDIA

Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau pada hari ini Kamis tanggal 14 April 2022, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Dr. H.M Juramadi Esram, MT  menyambut kunjungan Konsulat Jenderal Republik Of India yang diwakili oleh Mr. Shubham Singh beserta ibu Rahmawati dan rombangan. Tujuan kedatangan Konsulat Jendral Republik Of India tersebut pada kesempatan… Read more“KUNJUNGAN KONSULAT JENDERAL REPUBLIK OF INDIA”

MENGENAL PERMAINAN RAKYAT MELAYU LOMBA ATAU PACU KOLEK

Kolek merupakan sejenis perahu layar tradisional yang berukuran kecil, yang menjadi salah satu alat transportasi tradisional suku Melayu di Kepulauan Riau yang mulai langka sejak masuknya motor tempel pada awal tahun 80-an lampau Jenis permainan ini terdapat pada masyarakat yang tinggal di pesisir pantai seperti di Kecamatan Teluk Sebong dan… Read more“MENGENAL PERMAINAN RAKYAT MELAYU LOMBA ATAU PACU KOLEK”

‘’GELAR’’ DALAM SEJARAH MELAYU

Gelar pada hakikatnya adalah sebuah nama. Dalam masyarakat melayu gelar  merupakan nama tambahan sebagai tanda kehormatan menurut adat. Seperti nama gelar “kelana” pada Raja Haji adalah merupakan pangkat atau jabatan dalam Kesultanan Riau-Lingga setingkat dibawah Yang Dipertuan Muda. Adapun gelar-gelar seperti Tun Pikrama, Sang Guna, dan Sang Setia artinya mengacu… Read more“‘’GELAR’’ DALAM SEJARAH MELAYU”

KOMPLEK MAKAM BUKITBATU

Kompleks makam Bukit Batu merupakan komplek makam keluarga Kerajaan Melayu Bentan dan merupakan sebuah peninggalan sejarah yang berada di pulau Bintan. Komplek Makam Bukit Batu ini belum ditetapkan sebagai situs cagar budaya oleh pemerintah daerah setempat tetapi telah diinventaris oleh BPCB Batu sangkar sebagai Cagar Budaya dengan nomor inventaris 10/BCB-TB/C/03/2010…. Read more“KOMPLEK MAKAM BUKITBATU”

IDENTITAS KEPRIBADIAN BUDAYA MELAYU

Kebudayaan melayu bersendikan pada nilai-nilai islam dengan  istilah “adat bersendikan syara’ dan syara’ bersendikan Kitabullah”. Dengan demikian maka seseorang yang mengaku dirinya orang Melayu mau tidak mau atau suka tidak suka harus menjalankan adat-istiadat melayu, berbahasa Melayu, berpakaian melayu dan juga beragama Islam. Oleh karena itu maka jika berbicara tentang… Read more“IDENTITAS KEPRIBADIAN BUDAYA MELAYU”

CAGAR BUDAYA DI PULAU PENYENGAT

Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Tanjungpinang Nomor 229 Tahun 2017 tentang Penetapan Satuan Ruang Geografis Pulau Penyengat Sebagai Cagar Budaya terdapat sebanyak 46 Cagar Budaya yang terdiri dari Bangunan, Struktur dan Situs. Pulau Penyengat merupakan warisan budaya melayu yang menyimpan tapak-tapak sejarah terkait eksistensi dan dan kerajaan Melayu Riau Lingga… Read more“CAGAR BUDAYA DI PULAU PENYENGAT”

ASAS-ASAS BANGUNAN BERCIRI KHAS MELAYU

Provinsi Kepulauan Riau sebagai salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya, bahkan Kepulauan Riau disebut sebagai Bunda Tanah Melayu. Bentuk dari kebudayaan Melayu yang memiliki ciri khas danperbedaan dengan budaya-budaya yang ada daerah lain dapat dijadikansuatu cita-cita dalam melestarikan danmenujukan jati diri daerah yangkemudian menjadi bagian kekayaan budaya… Read more“ASAS-ASAS BANGUNAN BERCIRI KHAS MELAYU”

PANTUN ICH-UNESCO

PANTUN merupakan ungkapan perasaan dan pikiran, karena ungkapan tersebut disusun dengan kata-kata hingga sedemikian rupa, sehingga menarik untuk didengar atau dibacakan. Pantun bagi orang melayu memiliki nilai-nilai budi pekerti yang baik. Hal ini menunjukan bahwa Indonesia Khususnya di Provinsi Kepulauan Riau, pantun memiliki ciri khas tersendiri dalam mendidik dan menyampaikan… Read more“PANTUN ICH-UNESCO”