POLEMIK PERAN PULAU BASING DALAM SEJARAH

Sejak tahun 2011 banyak beredar pendapat yang menyebutkan bahwa Pulau Basing memiliki situs peninggalan sejarah yang diyakini sebagai Benteng. Asumsi ini diperkuat dengan adanya plang bertuliskan Kawasan sejarah dan Cagar Budaya Benteng Pulau Basing oleh pemerintah Kota Tanjungpinang. Terkait situs Benteng Pulau Basing ini, pendapat yang beredar pada masyarakat diantaranya… Read more“POLEMIK PERAN PULAU BASING DALAM SEJARAH”

DARI KOTA REBAH (KOTA LAMA) KE JOHOR, JULI 1688

Setelah Sultan Abdul Jalil memerintah, penggantinya berturut-turut adalah Sultan Ibrahim Syah berkedudukan di Riau, kemudian Sultan Mahmud Syah II. Pada masa Sultan Mahmud Syah II memegang kekuasaan, usianya masih sangat muda yaitu sekitar 10 tahun. Oleh karena itu, kekuasaan dalam pemerintahan dijalankan oleh paduka Raja Tun Abdul Jalil. Pada 1688,… Read more“DARI KOTA REBAH (KOTA LAMA) KE JOHOR, JULI 1688”

PEMBUKAAN KOTA LAMA SEBAGAI PUSAT KERAJAAN

Pemindahan pusat kerajaan dari satu tempat ke tempat lainnya sudah mentradisi pada Kemaharajaan Melayu. Selain ke tempat baru, adakalanya kembali ke bekas pusat kerajaan. Hal ini terjadi sejak awal berdirinya Kerajaan Semenanjung Melayu berpusat di Bentan atau Bintan sekarang bernama Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Berbagai penyebab terjadinya hal tersebut… Read more“PEMBUKAAN KOTA LAMA SEBAGAI PUSAT KERAJAAN”

SEKILAS TENTANG ISTERI DAN ANAK-ANAK SULTAN MAHMUD RI’AYAT SYAH

Adalah Sultan Mahmud RI’AYAT SYAH semasa hidupnya melakukan empat kali pernikahan, yang dapat hidup rukun damai bersama empat isterinya. Pernikahan yang paling bersejarah dan dalam rangka semakin memperkokoh persaudaraan Melayu-Bugis, maka pada tahun 1803 Sultan Mahmud Riayat Syah menikah untuk yang keempat kalinya yakni dengan Engku Puteri Raja Hamidah ibni… Read more“SEKILAS TENTANG ISTERI DAN ANAK-ANAK SULTAN MAHMUD RI’AYAT SYAH”

UNDANG-UNDANG POLISI KERAJAAN RIAU LINGGA 1893

Pada tarakhir abad ke- 19 , Kerajaan Riau-Lingga telah secara penuh menjadi bagian dari  system pemerintahan colonial Belanda dengan status daerah zelfbestuur (semacam daerah otnomi atau swa-praja “terbatas”). Namun demikian, posisi ini masih memungkinkan  Yang Di Pertuan Riouw Raja Muhammad yusuf melakukan reorganisasi, mutasi, dan reformasi besar-besaran dalam pemerintahan kerajaan… Read more“UNDANG-UNDANG POLISI KERAJAAN RIAU LINGGA 1893”

RIAU LINGGA SEBELUM TRAKTAT LONDON 1824

Pada Tahun 1722 Raja Sulaiman dilantik sebagai Sultan Riau –Lingga dengan wilayah kekuasaannya yaitu Pulau-pulau di Riau Bintan, Bulan , Siantan, Tambelan, Singapura, Johor, Selangor, Trangganu, Pahang dan Indragiri. Di tahun yang sama inilah nama kerajaan  menjadi Kerajaan Riau-Lingga. Ada juga yang menyebut sebagai Kerajaan Johor Riau, namun pada dasarnya… Read more“RIAU LINGGA SEBELUM TRAKTAT LONDON 1824”