Festival Kompang Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026

03 Agustus 2026, 14:01 WIB 24 kali dibaca
Kategori : Artikel/Berita

Festival Kompang Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 telah dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, bertempat di Akau Kijang (Kijang Food Court), Kabupaten Bintan. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau dalam melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan seni budaya Melayu, khususnya seni pertunjukan kompang sebagai bagian dari Warisan Budaya Takbenda yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Festival secara resmi dibuka oleh Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepulauan Riau, Ibu Dra. Hj. Dewi Kumalasari, M.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh grup-grup kompang dari kecamatan di Kabupaten Bintan yang menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam memainkan seni kompang dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi dan budaya Melayu. Dalam sambutannya, Ibu Dra. Hj. Dewi Kumalasari, M.Pd. menyampaikan bahwa seni budaya memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter seseorang. Melalui latihan dan pembinaan seni kompang, para peserta tidak hanya mempelajari teknik bermain musik tradisional, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai disiplin, kekompakan, saling menghargai, kerja sama, serta tanggung jawab terhadap kelompok. Nilai-nilai tersebut merupakan karakter positif yang sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Beliau juga berharap Festival Kompang dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai media pelestarian budaya sekaligus pembinaan generasi muda agar semakin mencintai warisan budaya Melayu.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, diperoleh para pemenang Festival Kompang Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 sebagai berikut:

1. Juara I : El Wehdah

2. Juara II : Nurul Huda

3. Juara III : Al-Hidayah

4. Juara Harapan I : Syauqul Qolbi

5. Juara Harapan II : Al-Muniroh

6. Juara Harapan III : Al Ijtihad

Pelaksanaan Festival Kompang Tahun 2026 berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat antusiasme yang tinggi dari peserta maupun masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat terus menjadi wadah pembinaan, pelestarian, dan pengembangan seni kompang di Provinsi Kepulauan Riau sehingga tetap lestari dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Editor: Jeki saputra
Isi Survei SKM