Teluk Nipah

Teluk Nipah adalah satu di antara 15 barisan kampong tua yang berada di kecamatan Nongsa. Berposisi hanya selemparan batu dari pelabuhan Telaga Punggur. Kampung ini kini telah dihuni oleh warga dari berbagai suku, meski awalnya hanya ditempati kalangan suku Melayu. Dulu, umumnya warga bermata pencaharian sebagai nelayan serta pekebun, namun sejak memasuki era 1990-an, profesi mereka menjadi beragam, mulai dari pedagang, pekerja swasta hingga Pegawai Negeri Sipil.

Sebagaimana halnya kampong tua lain di Pulau Batam, nama kampong ini tidak terlepas daari hikayat yang melingkupinya. Konon, kampong ini dinamai Teluk Nipah lantaran posisinya yang berada di sebuah teluk yang banyak ditemui pepehonan nipah. Tanaman sejenis palma yang biasa hidup diarea belakang hutan bakau ini, tumbuh subur mengelilingi teluk. Karena identic dengan tanaman tersebut, warga lalu menamai kampong ini dengan sebutan Teluk Nipah. Nama itu, tetap lestari dan melekat kuat hingga kini meski Batam sudah memasuki era modern.

Sumber : Buku Nong Isa ( Tonggal awal Pemerintahan Batam)
Penerbit : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam