Wayang Cecak

Wayang Cecak adalah salah satu jenis kesenian menjadi khasanah tradisi lisan di Pulau Penyengat dan semakin diakui keberadaannya, berupa sastra lisan melalui media wayang. Wayang cecak merupakan akulturasi antara budaya tionghoa dan budaya melayu. kesenian ini merupakan sebuah kesenian yang menggunakan Boneka tangan, terbuat dari kain perca dimainkan oleh dalang…. Read more“Wayang Cecak”

Gong

Gong termasuk didalam golongan idiophone atau bahasa Sankritnya Ghana vadya. Gong sudah tercantum didalam relief candi-candi di Jawa Timur tetapi tidak terdapat di candi-candi di Jawa tengah. Pada candi Penataran terdapat angka tahun Saka 1242/1330 M, pada candi bagian timur tahun Saka 1291/1369 M dan pada halaman Batur Pendapa terdapat… Read more“Gong”

Geduk

Geduk adalah jenis gendang 2 sisinya berkulit, tetapi hanya satu sisi yang dimainkan sedangkan sisi yang lain diletakkan dibawah dan memainkannya dengan kayu pemukul (stick). Gendang induknya 15 inci besarnya dan gendang anak 12 inci dengan garis tengahnya 9 inci. Untuk memperkuat rotan pengikat kulitnya, ditambahkan lagi satu barisan ganda… Read more“Geduk”

Gedombak

Gedombak dalam bahasa Arab disebut “Darabuka”, “Deblak” (Turki), ”Thon“ (Siam). “Dombak” (Persia). Gendang ini adalah gendang berbentuk kerucut dengan kepalanya bulat besar ditaruh kulit kambing, sedangkan ekornya terbuka guna control suara dengan cara membuka dan mengatupkannya. Dibeberapa negeri-negeri Malayu gedombak ini hanya dipakai dalam musik “Menora” dan “Wayang Orang” (Kelantan, Petani),… Read more“Gedombak”

Seni Ukir

Seni ukir Melayu merupakan ungkapann dinamika kehidupan masyarakat dalam menterjemahkan alam dan menuangkannya dalam karya-karya sen. Berbagai motif biasanya ditampilkan dalam bentuk garis-garis lengkung, atau kombinasi garis-garis lengkung tersebut dengan lingkaran-lingkaran elastis, tidak terputus, diukir secara dinamis dan indah. Apabila bermotif dari berbagai jenis flora, maka disimbolkan dalam akar-akar yang… Read more“Seni Ukir”